Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia menetapkan swasembada energi sebagai prioritas nasional. Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kemandirian energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Fokus utama kebijakan mencakup pengembangan biodiesel B100 dan peningkatan kapasitas energi terbarukan, yang menjadi langkah strategis menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
1. Biodiesel B100: Inovasi Hijau yang Mengubah Game
Sebagai produsen biodiesel terbesar di dunia, Indonesia mengambil langkah besar dengan mengembangkan biodiesel B100, yaitu bahan bakar berbasis 100% minyak nabati. Program ini menawarkan sejumlah manfaat signifikan:
- Penghematan Devisa: Dengan mengurangi impor solar, Indonesia berpotensi menghemat hingga Rp 100 triliun per tahun, memperkuat neraca perdagangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor[2].
- Dukungan untuk Petani Sawit: Sekitar 16 juta pekerja di sektor kelapa sawit akan mendapatkan manfaat langsung dari program ini, termasuk peningkatan pendapatan dan stabilitas harga komoditas[3].
- Ramah Lingkungan: Biodiesel B100 memiliki emisi karbon yang 50% lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, menjadikannya solusi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan[1].
Pemerintah juga fokus pada modernisasi pabrik biodiesel serta pengembangan bahan baku alternatif seperti minyak jelantah. Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional tetapi juga mendukung inovasi dalam industri lokal. Selain itu, investasi teknologi menjadi prioritas untuk memastikan transisi energi berjalan lancar dan efisien.
2. Energi Terbarukan 75 GW: Masa Depan Cerah Listrik Nasional
Indonesia memiliki potensi energi terbarukan sebesar 3.687 GW, namun kapasitas terpasang saat ini baru mencapai 13,8 GW[1]. Untuk mengatasi kesenjangan ini, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas hingga 75 GW dalam waktu 15 tahun ke depan melalui berbagai proyek strategis:
- PLTS Terapung Cirata: Proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 145 MW menjadi simbol inovasi energi hijau di Indonesia[1].
- Pembangkit Panas Bumi: Pengembangan sumber daya panas bumi di Sulawesi dan Flores sebagai bagian dari upaya diversifikasi energi bersih.
- Kemitraan Global: Melalui Just Energy Transition Partnership (JETP), Indonesia bekerja sama dengan Norwegia dan Uni Eropa untuk mendukung transisi energi dengan pendanaan senilai USD 20 miliar[4].
Untuk menarik investasi lebih banyak, pemerintah memberikan insentif fiskal serta mempercepat proses perizinan proyek energi terbarukan. Kebijakan ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur tetapi juga menciptakan lapangan kerja hijau yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

3. Kolaborasi untuk Keberhasilan
Keberhasilan swasembada energi bergantung pada kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah menyadari bahwa sinergi antara sektor publik, swasta, masyarakat, dan lembaga internasional adalah kunci utama:
- Sektor Swasta: Perusahaan-perusahaan didorong untuk berinvestasi dalam teknologi penyimpanan energi dan pengembangan smart grid guna meningkatkan efisiensi distribusi listrik.
- Masyarakat: Pelibatan UMKM dalam rantai pasok energi terbarukan memberikan peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat pemberdayaan komunitas lokal.
- Lembaga Internasional: Transfer pengetahuan dan pendanaan hijau dari mitra global membantu mempercepat implementasi teknologi canggih serta memastikan keberlanjutan proyek-proyek energi[4].
Kolaborasi ini tidak hanya mendukung pencapaian target swasembada energi tetapi juga membangun ekosistem inovatif yang mampu menjadikan Indonesia sebagai pemimpin energi hijau di Asia Tenggara.
Kesimpulan
Dengan kebijakan progresif yang mengintegrasikan inovasi teknologi, dukungan masyarakat, dan kemitraan global, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan swasembada energi. Langkah-langkah strategis seperti pengembangan biodiesel B100 dan peningkatan kapasitas energi terbarukan menunjukkan komitmen kuat pemerintah terhadap kemandirian nasional sekaligus keberlanjutan lingkungan. Jika terus konsisten dalam pelaksanaannya, Indonesia tidak hanya akan mencapai kemandirian energi tetapi juga menjadi teladan bagi negara-negara lain dalam transisi menuju ekonomi hijau.
—
Referensi
- IISD (2024). [“How Indonesia’s Incoming President Can Advance the Transition to Clean Energy”](https://www.iisd.org/indonesia-president-subianto-transition-clean-energy)
- SINDOnews (2024). [“Presiden Prabowo Janji Bawa Indonesia Swasembada Energi”](https://nasional.sindonews.com/read/1476501/12/muchdi-pr-optimistis-pemerintahan-prabowo-gibran-dapat-atasi-persoalan-bangsa-1729527045)
- iNews (2024). [“Prabowo Target RI Swasembada Pangan dan Energi dalam 5 Tahun”](https://www.inews.id/inews-tv/buletin/prabowo-target-ri-swasembada-pangan-dan-energi-dalam-5-tahun)
- IISD (2023). [“Implementation of a Just Energy Transition in Indonesia”](https://www.iisd.org/events/implementation-just-energy-transition-indonesia)
Citations:
[1] https://www.iisd.org/indonesia-president-subianto-transition-clean-energy
[2] https://nasional.sindonews.com/read/1476501/12/muchdi-pr-optimistis-pemerintahan-prabowo-gibran-dapat-atasi-persoalan-bangsa-1729527045
[3] https://www.inews.id/inews-tv/buletin/prabowo-target-ri-swasembada-pangan-dan-energi-dalam-5-tahun
[4] https://www.iisd.org/events/implementation-just-energy-transition-indonesia
[5] https://www.inews.id/finance/bisnis/skk-migas-beberkan-strategi-untuk-lifting-minyak-demi-capai-swasembada-energi
[6] https://www.iisd.org/system/files/2022-07/achieving-just-transition-indonesia.pdf
[7] https://ekbis.sindonews.com/read/1518165/34/kalangan-pengusaha-diajak-membawa-semangat-indonesia-incorporated-1737216118/20
[8] https://lebak.inews.id/read/547580/prabowo-indonesia-bisa-hentikan-impor-bbm-dalam-5-tahun-kedepan
[9] https://www.iisd.org/topics/just-transition
[10] https://ekbis.sindonews.com/read/1518165/34/kalangan-pengusaha-diajak-membawa-semangat-indonesia-incorporated-1737216118?showpage=all
[11] https://surabaya.inews.id/read/541680/pemerintah-targetkan-swasemda-pangan-produksi-beras-di-jatim-malah-menurun
[12] https://www.iisd.org/publications/report/real-people-real-change-strategies-just-energy-transitions
[13] https://daerah.sindonews.com/artikel/jateng/1796/menakar-strategi-capres-jokowi-dan-prabowo-dalam-debat-kedua
[14] https://www.inews.id/finance/bisnis/sudaryono-beberkan-rencana-prabowo-untuk-benahi-sektor-pangan-ri/1
[15] https://www.iisd.org/gsi/news-events/webinar-indonesias-energy-support-measures
[16] https://nasional.sindonews.com/berita/1373339/12/sandiaga-motivasi-santri-di-madura-jadi-penggerak-ekonomi
[17] https://www.inews.id/news/nasional/gerakan-tani-syarikat-islam-lantik-kepengurusan-baru-dukung-swasembada-pangan/all
[18] https://www.iisd.org/system/files/publications/energy-transition-transport-sector-indonesia.pdf
[19] https://ekbis.sindonews.com/read/174400/34/mitra-driver-mengeluhkan-program-kepemilikan-mobil-grab-1600870197?showpage=all
[20] https://scope.sindonews.com/artikel/483/optimis-di-tengah-berbagai-persoalan-ekonomi
